Haruko ngelipet bajunya. Lalu Menggebrak Meja Tetsuo. ”Oh ? Jadi Ini Banci yang Menjadi Penguasa sekolah ?? cih” .... ”Jangan Kotori Mejaku dengan Darah Menjijikkan itu...” .... ”Oh Ya ? Jijik Ya ? dengan Darah yang Kau buat sendiri ??? kalau kau berubah, darah ini takkan mengotori meja tak bergunamu ini... cih, apa yang namanya Jagoan ? hanya Genk Motor Bodoh yang bisanya main Curang !!!” .... ”Apa urusanmu” .... ”Haha !! Tentu Saja !! Karena aku yang Jagoan !!! Aku yang Akan Menguasaimu !! dan akan terus membuat Hidupmu tidak Bahagia karena kau telah membuat hidupku ... rukawa... dan semua nya Tidak bahagia !! tidakkah kau merasa kalau suatu saat nanti kelakuanmu akan dipertanggungjawabkan ?? Lelakimu Tak Pantas Hidup Di Dunia !!” .... ”Hei... Perempuan Sialan... Kau kira aku takut dengan Perempuan...”kata Tetsuo lalu bersiap Menampar Haruko. Haruko bersiap. Tomboy nya Keluar.... oh iya, buat informasi, Haruko itu Juara Karate Antar Propinsi Loh.
Haruko Langsung Menendang dan Mengeluarkan semua Karatenya kearah Tetsuo. ” Cih, Itulah banci. Sudah beraninya dengan Perempuan, kalah pula dengan perempuan !! huh, akhirnya aku puas juga...”kata Haruko yang Lalu Pergi. Semua ketakutan melihat Betapa sangarnya perempuan paling ramah dan alim seperti Haruko. Haruko pun Segera mengganti Baju dan Pergi Ke Rumah Sakit. Di Rumah Sakit ada Sakuragi . ”Hei Sakuragi !! Mana Rukawa ?” kata Haruko. Sakuragi menunduk. Haruko terdiam lalu bingung. ”Ma...Mana ?’ kata Haruko. Sakuragi diam tak tega. Haruko pun Menengok ke Ruangan Sebelah tempat duduk sakuragi. ”Ha...Haruko...” kata sakuragi .Haruko Melihat Rukawa yang Tengah Kritis dan Banyak Alat Bantu. ”Ru...Rukawa kenapa sampai begitu ? kan...”kata Haruko Pada Sakuragi. ”Kamu jangan masuk dulu kata Dokter... kalau soal Luka Rukawa.... itu....mungkin aku tak tahu...”kata Rukawa. Haruko Duduk. ”Kenapa hanya Pingsan sampai Kritis begitu ya...” ”Haruko... Rukawa Bukan Kritis, tapi....” ”Apa ?” ”Koma... Rukawa Koma...”kata Sakuragi. Haruko Menangis. Lalu Haruko Berjalan. Di Ruang Dokter . Ada Ayah dan Ibu Rukawa. Mereka Sedang Berbicara Dengan Dokter. Haruko tak sengaja Mendengarkannya. Ada Hasil Rontgen Kepala Rukawa. ”Jadi... Anak Saya Kenapa... Dokter ?” kata Ayah nya. Dokter Geleng Geleng. ”Kanker Otak yang Putra Ibu dan Bapak Derita Sudah Akut. Ditambah Beberapa Benda Keras yang Menimpa Otak Kecil dan Syaraf Batang Otak Putra Anda. Sel Sel Perusak yang diakibatkan Benturan Itu menambah Akut Kanker Otak Putra Ibu dan Bapak. Tak Ada Jalan Lagi... Dengan Berat Hati, Ibu dan Bapak kemungkinan Besar akan Kehilangan Ia. Kecuali... Untuk 2 tahun Operasi di Amerika. Itu Adalah Waktu Tersingkat. Kalau Belum Pulih benar, Bisa sampai 4 tahun. Kalau Mau, Silahkan Operasi di Amerika. 68 persen saya pastikan, Putra Anda Akan Sembuh Total. Kalau Anda sudah Mengambil Keputusan, AkAN saya Konfirmasi Bagian perawatan Internasional Rumah Sakit Kami untuk Mengirim ddata Putra anda ke Rumah Sakit di Amerika Serikat.Itu Kalau Anda Mau. Kalau tidak... kami hanya pastikan 70 persen Putra Anda akan Meninggal karena Kerusakan Parah Kanker nya.”.... Ibu Rukawa Menangis.
To Be Continued...
Senin, 15 Juni 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
gimana blog ini menurut loe ?!
Mengenai Saya
- SEVEN "A" CLASS
- 7 - A di Shaghazoe (SMP 137) adalah kelas paling best lah !!! keren, anaknya gokil gokil, dan pinter" pastinyoo....


Tidak ada komentar:
Posting Komentar